Tips Mencari Rezeki Berkah Dalam Islam

Beberapa Larangan Dalam Mencari Rezeki

Tips Mencari Rezeki—Kehidupan manusia, tak luput dari sebuah kebutuhan. Kebutuhan sehari-hari menuntut manusia untuk mendapatkan rezekinya masing-masing agar terpenuhi kebutuhan yang dimaksudkan tersebut. Namun, tentunya yang pasti rezeki yang dituntut tersebut harus didapatkan secara baik-baik caranya dan tidak melanggar apa yang dihalalkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Jika melanggar apa yang telah ditentukan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala itu akan melanggar apa yang telah dihalalkan. Dampak dari memakan rezeki yang tidak halal salah satunya adalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan para Rasul-Nya akan memerangi kita sebagai manusia. Dampak tersebut akan didapatkan bagi yang mencari rezeki dengan adanya unsur riba.

Sebagaimana Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam surat Al-Baqarah ayat 278-279 yang artinya : “Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tida (pula) dianiaya” (Q.S Al-Baqarah (2) :278-279).

Selain mencari rezeki yang tidak halal salah satu contohnya dengan adanya unsur riba, ada contoh lain yang termasuk ke dalam mencari rezeki yang tidak halal. Adapun Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang membahas hal ini telah tertera dalam surat Al-Maidah ayat 90 yakni yang artinya : “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan” (Q.S Al-Maidah (5) : 90).

Terkadang, sebagai manusia tergiur  dengan rezeki yang besar dan terdesak dengan kebutuhan sehari-hari akhirnya tanpa sadar terjerumus oleh hal-hal yang tidak dihalalkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Oleh karenya, Tips Mencari Rezeki menurut ajaran Agama Islam harus dicari dan dibaca, agar rohani kita sebagai umat Islam, tetap tersiram dan keimanan tak akan terkikis. Bagaimana Tips Mencari Rezeki yang sekiranya terdapat dalilnya dalam Agama Islam? Yuk baca hingga bawah.

Tips Mencari Rezeki Halal Beserta Dalil yang Menghalalkannya

  1. Berusaha dan Bekerja

Tips Mencari Rezeki yang pertama ini tentunya memang harus dilakukan. Sebab, bila tak berusaha mau datang darimana rezeki yang kita butuhkan. Biasanya bekerja adalah usaha yang paling sering dilakukan bagi sebagian besar manusia untuk mendapatkan rezekinya. Ya, memang sah-sah saja, namun jangan sampai melanggar apa yang telah dihalalkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Selain itu, bagi laki-laki ketika shalat Jum’at tiba, haruslah mendirikan shalat Jum’at terlebih dahulu baru melanjutkan pekerjaannya lagi. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala terdapat dalam surah Al-Jumu’ah ayat 10.

  1. Taqwa dan Tawakal

Bertaqwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan menjalankan segala yang diperintahkan dan menjauhi segala larangan adalah penyebab Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan rezeki yang tidak disangka-sangka (Q.S At-Thalaq : 3). Tips Mencari Rezeki setelah bertaqwa adalah bertawakal. Karena jika betwakal tentunya Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan mencukupi keperluan kita (Q.S At-Thalaq : 3).

  1. Infaq, Shadaqah, Zakat

Tips Mencari Rezeki dijelaskan dalam Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang artinya : “Dan apa-apa yang kalian infaqkan dari sebagian harta kalian, maka Allah akan menggantinya” (Q.S Saba : 39)

Menggunakan rezeki yang didapat pada jalan Allah bisa dengan ikut Umroh November, inshaaAllah keberkahan terjamin sampai pada Anda!

  1. Berbuat Kebaikan dan Bangun Pagi

Apa yang dilakukan dengan kebaikan oleh manusia, maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan memberikan balasan kebaikan pula. Hal ini dijelaskan dalam (Q.S Al-Qashash : 84)

Bagun pagi adalah Tips Mencari Rezeki yang harus dilakukan karena berdasarkan hadits Fatimah (Putri Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasalam) berkata bahwa saat Rasulullah melihatnya masih terlentang di tempat tidurnya di pagi hari, Beliau mangatakan kepadanya : “Putriku, bagunlah dan saksikanlah kemurahan hati Allah, dan janganlah menjadi seperti kebanyakan orang. Allah membagikan rezeki setiap harinya pada waktu antara mulainya subuh sampai terbitnya matahari” (HR. Al-Baihaqi)

  1. Berniaga Atau Berdagang

Tips Mencari Rezeki yang kelima dijelaskan dalam sebuah hadits yang artinya : “Berniagalah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perniagaan” (HR. Ahmad)

Paket Umroh Desember 2017 Hanya Mengharap Ridho Allah

Menuju Awal Tahun dengan Menunaikan Ibadah Umroh di Akhir Tahun

Paket Umroh Desember 2017—Menyambut awal tahun haruslah melewati satu waktu yaitu akhir tahun. Pada saat memasuki awal tahun, akan terasa baru dan nikmat rasanya, karena hubungan antara diri sendiri sebagai manusia dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala terjalin dengan baik. Tentu hal tersebut akan dirasakan apabila pada waktu akhir tahun dimanfaatkan waktunya untuk hal-hal yang bermanfaat seperti menunaikan ibadah yang diharuskan dan diperintahkan Allah Subhahanhu Wa Ta’ala serta pernah dicontohkan oleh Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasalam. Hal yang wajib tidak diperjelas lagi pada artikel ini, karena memang jika sudah ada kata “wajib” maka itu harus dilakukan sesuai syarat dan waktu yang telah ditentukan. Namun bagaimana dengan hal yang sunnah. Sunnah adalah perilaku dan kebiasaan yang pernah dilakukan Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasalam semasa hidup Beliau. Adanya ibadah yang sunnah, dapat menjadi bala bantuan ketika diakhirat kelak bila ibadah wajibnya ada yang bolong-bolong. Sesuatu yang dikerjakan dengan kebaikan tidak akan sia-sia di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Salah satu perilaku ibadah yang sekarang hukumnya menjadi sunnah yang pernah dilakukan oleh Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasalam adalah menunaikan ibadah umroh. Ibadah umroh adalah ibadah sunnah, namun sunnah muakkadah artinya sunnah yang dianjurkan. Bagi seorang Muslim dan Muslimah, minimal mengunjungi Baitullah dengan umroh adalah satu kali. Bila dilakukan berkali-kali maka akan menjadi penggugur dosa, sebagaimana hadits yang artinya : “Ibadah umroh ke ibadah umroh berikutnya adalah penggugur (dosa) di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan (bagi pelakunya) melainkan surga”. Tentu hal tersebut haruslah ditunaikan dengan niat yang tulus bersih dan mengharapkan ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala semata. Paket Umroh Desember 2017 adalah program umroh yang banyak diselenggarakan oleh berbagai biro perjalanan umroh dan haji untuk sarana memperbaiki diri diakhir tahun yang menuju awal tahun.

Memulai Niat yang Tulus dan Ikhlas dengan Paket Umroh Desember 2017

Niat yang tulus dan ikhlas adalah salah satu faktor dimana kita ketika kembali dari Tanah Suci setelah menunaikan ibadah umroh menjadi umroh yang maqbul. Maksudnya, kita tetap istiqomah pada kebaikan yang kita jalankan semenjak dari niat berangkat umroh sampai akhir hayat. InshaaAllah keridhoan Allah Subhahanahu Wa Ta’ala akan meridhoi ibadah yang telah dijalani. Dengan Paket Umroh Desember 2017 yang Anda akan ambil, semoga Anda bisa membawa ibadah umroh Anda menjadi umroh yang maqbul. Karena, Paket Umroh Desember 2017 dari Khazzanah Tour Travel akan menjaminkan Anda menunaikan ibadah yang khusyu. Segala keperluan Anda akan dipenuhi ketika di Tanah Suci. Staff profesional sudah disediakan untuk mengatur semuanya. Jadi niat yang tulus Anda akan terwujud dengan adanya ibadah yang khusyu tanpa terganggu bahkan oleh hal yang kecil sekalipun.

Momen yang Didapat Paket Umroh Desember 2017

Paket Umroh Desember 2017 akan memberikan Anda momen dimana ketika Anda umroh, akan bertepatan dengan waktu Maulid Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wasalam. Selain itu, momen lainnya adalah ketika Bulan Desember itu merupakan waktu libur panjang  bagi para orang tua yang bekerja di perkantoran dan anak-anak yang sekolah. Jadi, selama waktu program Paket Umroh Desember 2017 yakni 9 hari, benar-benar jauh pemikirannya dari kegiatan sehari-hari yang sering dilakukan. Bila mau umroh lebih dekat waktunya dari sekarang, Anda bisa mengambil Paket Umroh November dengan mendaftar sekarang juga!

Tips Saat Membeli Oleh Oleh Untuk Sepulang Haji

Membeli Oleh Oleh Haji Perlu Persiapan Juga

Tips Membeli Oleh-Oleh Haji—Bulan ini, sudah masuk kepada bulan atau musim haji, dimana semua orang dapat menunaikan ibadah haji bagi yang telah mampu. Maksudnya telah mampu adalah mampu fisiknya, mampu mentalnya dan mampu secara finansialnya. Karena biaya menunaikan ibadah haji tidaklah murah. Sebelum menunaikan ibadah haji di Tanah sSci, tentu haruslah mempersiapkan beberapa persiapan yang matang agar tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan misalnya seperti ada yang tertinggal saat diperlukan dan lainnya. Persiapan tersebut tidak lain adalah kemampuan fisik, mental dan secara finansialnya, serta barang-barang yang diperlukan selama di Tanah Suci. Kemudian, meski biaya haji telah dibayarkan kepada biro perjalanan umroh dan haji tertentu sudah lunas, namun alangkah baiknya membawa uang secukupnya. Siapa tahu saja ada keinginan dalam benak Anda untuk membeli oleh oleh yang bisa dijadikan sebuah kenang-kenangan selama menunaikan ibadah haji di Tanah Suci untuk para tetangga, sahabat dekat atau anggota keluarga lainnya.

Namun, dalam membeli oleh oleh bagi orang yang awam akan terasa sulit, karena tidak mengetahui apa-apa saja yang harus dipersiapkan ketika ingin membeli oleh oleh di Negara Arab Saudi. Sebab, tentunya di Negara Arab Saudi dan Negara Indonesia mata uangnya berbeda dan juga harga oleh olehnya berbeda. Oleh karena itu, ada baiknya Anda mencari tahu Tips Membeli Oleh-Oleh Haji yang tepat. Agar tepat juga dalam memilih oleh oleh apa saja yang harus dibeli dan dibawa ke rumah.

Tips Mempersiapkan Bila Ingin Membeli Oleh Oleh Haji

  1. Bijak Memilih dan Membuat Daftar Barang Yang Ingin Dibeli

Ketika ingin membeli oleh oleh, Anda bisa menggunakan Tips Membeli Oleh-Oleh Haji yang pertama ini. Tentunya Anda harus memiliki rasa bijak yang cukup tinggi. Karena barang-barang atau makanan disana kemungkinan dapat menggiurkan Anda. Jangan sampai kebanyakan dalam membeli oleh oleh. Perlu diketahui kuota bagasi Jama’ah haji hanya dapat memuat barang 20-30 kg. Untuk mengantisipasi kebanyakan dalam membeli oleh oleh di Tanah Suci, ada baiknya Tips Membeli Oleh-Oleh Haji dibuat daftar barang atau makanan yang ingin dibeli terlebih dahulu.

  1. Menentukan Pilihan Tempat Membeli

Memilih tempat yang dimaksud adalah menetukan membeli oleh olehnya mau di Tanah Suci atau di Tanah Air. Sebab, dikedua tempat tersebut, pastinya sama-sama memiliki pusat pembelian oleh oleh. Namun hanya bedanya di Tanah Suci lebih mahal, sedangkan di Tanah Air lebih murah. Selain itu, apabila membeli di Tanah Air tentunya tidak akan dibatasi dalam membeli oleh olehnya. Jadi bisa lebih puas dalam berbelanja.

  1. Menyiapkan Mata Uang Riyal Sebagai Alat Transaksi di Tanah Suci

Pada Negara Arab Saudi, alat pembayaran yang dipakai adalah mata uang Riyal. Oleh karenanya Anda harus mengikuti Tips Membeli Oleh-Oleh Haji yang ketiga ini. Sebab, apabila Anda tidak menyiapkan uang Riyal, maka Anda harus mencari-cari money changer di Tanah Suci. Anda tinggal pilih enaknya saja apabila sudah menukarkan uang di Tanah Suci maka berbelanja pun akan lebih puas dan tidak perlu mencari-cari money changer lagi.

  1. Menentukan Waktu Belanja

Hal yang paling utama ketika di Tanah Suci tentunya mewujudkan tujuan Anda untuk menunaikan ibadah haji secara sempurna. Maka carilah waktu lain atau waktu senggang dimana Anda telah berhasil menyempurnakan atau menyelesaikan ibadah haji Anda. Ada baiknya Tips Membeli Oleh-Oleh Haji  ini dilakukan agar tidak mengganggu waktu ibadah yang sedang Anda jalani. Namun, biasanya apabila Anda menunaikan ibadah haji lewat biro perjalanan umroh dan haji tertentu, akan ada kesempatan dimana Anda diberikan waktu luang untuk berbelanja oleh oleh sesuka Anda. Setelah musim haji, ada lagi kesempatan Anda untuk menunaikan ibadah umroh pada akhir tahun mendatang. Mau tau infonya? Klik Umroh Desember

  1. Menawarlah Selagi Bisa

Tips Membeli Oleh-Oleh Haji ini perlu dijalani. Sebab, bila Anda berbelanja di Indonesia saja maka akan diberikan harga yang tinggi. Oleh karenanya, tawar-menawar dalam membeli oleh oleh di Tanah Suci juga harus dilakukan. Bila tidak ingin ditawar, maka carilah pedagang lain atau pura-pura pergi saja. Penjual bisa memanggil Anda ketika butuh.