Mengenal Jenis-Jenis Haji

mengenal-jenis-jenis-haji

Jenis-Jenis Haji– Seseorang yang ingin menunaikan ibadah haji tentu saja harus mengetahui apa itu saja Jenis-Jenis Haji. Sehingga apabila ingin menunaikan ibadah haji, seseorang tersebut dapat memilih jenis haji manakah yang ingin dipilih lalu ditunaikan. Apabila tidak demikian, tentu saja akan menjadikan bingung untuk diri sendiri. Dampaknya pun menjadi tidak baik, dan akan ragu apakah ibadah haji yang dilakukan sah atau tidak. Memang apabila melakukan sesuatu apapun harus dengan ilmu dan sumber ilmu yang jelas, sehingga apapun yang dilakukan akan menjadi afdhol dan tentunya sesuai dengan tutunan ilmu yang didapat. Jenis-Jenis Haji terbagi menjadi tiga macam yaitu, haji tamattu’, haji qiran, dan haji ifrad. Ketiga jenis haji ini memiliki pengertian dan perbedaan bahkan dari niat sendiri-sendiri. Berikut penjelasannya! Sebelum lanjut baca, lihat info Biaya Umroh untuk perkiraan umroh Anda!

  1. Haji Tamattu’

Haji ini, adalah Jenis-Jenis Haji yang telah disebutkan paling pertama sebelumya. Haji tamattu’ adalah melakukan ibadah umroh dahulu baru kemudian melakukan ibadah haji. Pertama, seorang Jama’ah haji melakukan ihram di miqat atau tempat yang telah ditentukan serta sambil berniat melakukan ihram dengan tulus karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kemudian melakukan berbagai rangkaian kegiatan ibadah umroh secara berurutan dari ihram dan seterusnya dilanjutkan dengan thawaf, sai’, dan bertahallul. Setelah itu, seorang Jama’ah haji beristirahat atau bisa melakukan sesuatu yang sebelumnya dilarang, atau memakai pakaian biasa. Ketika sudah tiba saatnya, tepatnya tanggal 8 Dzulhijah, Jama’ah haji langsung melakukan ibadah haji dari Mekkah. Haji Tamattu’ ini adalah Jenis-Jenis Haji yang dilakukan pada bulan haji.

  1. Haji Qiran

Haji qiran adalah salah satu Jenis-Jenis Haji yang telah disebutkan kedua diawal. Haji ini adalah haji yang dilakukan sekaligus dengan melakukan ibadah umroh. Berniat juga dilakukan sekaligus berniat melakukan ibadah umroh dan ibadah haji diawal (dalam hati saja). Berihram untuk umroh dan tetap dalam keadaan ihram hingga sampai di Mekkah. Apabila belum mengucapkan niat, sebelum melakukan ibadah thawaf pada umroh, seorang Jama’ah haji harus mengucapkan niat ibadah haji. Setelah itu, melakukan thawaf qudum dan melakukan shalat sebanyak 2 rakaat di belakang Maqam Ibrahim lalu langsung melakukan sa’i untuk haji dan umroh tetapi tetap dalam konsidi berihram hingga hari bertahallul tiba atau tepatnya di hari tasyriq (Idul Adha). Kemudian seorang Jama’ah diwajibkan membayar hadyu atau menyembelih seekor domba pada Idul Adha. Apabila tidak melakukan hal ini, sebagai penggantinya adalah berpuasa 10 hari yaitu 3 hari di hari haji dan sisanya 7 hari dilakukan setelah seorang Jama’ah sudah pulang ke tanah airnya. Haji qiran ini adalah Jenis-Jenis Haji yang dilakukan pada bulan-bulan haji. Baca juga http://www/travel-umroh-haji Januari!

  1. Haji Ifrad

Jenis-Jenis Haji yang telah disebutkan ini adalah jenis haji yang dilakukan dengan niat melakukan ibadah haji saja. Apabila seorang Jama’ah telah sampai di Mekkah, langsung melakukan thawaf qudum dan sa’i untuk haji. Hal ini sama kegiatannya seperti haji qiran yang telah dijelaskan sebelumnya. Namun, haji qiran bisa sekaligus mendapatkan ibadah umrohnya dan diwajibkan membayar hadyu (menyembelih seekor domba). Jika haji ifrad, tidak dianjurkan membayar hadyu (menyembelih seekor domba). Haji ifrad ini adalah Jenis-Jenis Haji yang dilakukan pada bulan-bulan haji.