Keutamaan Melaksanakan Puasa Syawal

Kebaikan Saat Ramadhan, Idul Fitri dan Syawal

Keutamaan Puasa Syawal—Bulan Ramadhan sudah terlewatkan, namun ibadah tetaplah harus berjalan. Ibadah yang sangat mulia dan dapat dilipatgandakan pahalanya memanglah menunaikan ibadah puasa wajib di bulan Ramadhan. Selain itu, ditambah dengan ibadah kebaikan lainnya seperti membaca Al Qur’an, bershodaqoh, saling berbagi, dan lainnya apabila dilakukan, secara otomatis pahala pun bertambah sesuai niat dalam hati masing-masing pelaksananya. Jika, ikhlas dalam melakukan semua kegiatan ibadah tersebut dari awal Ramadhan bahkan sebelum Ramadhan hingga istiqomah dalam menjalankan kebaikan tersebut, maka inshaaAllah malam lailatul qadr akan didapat berkat kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala Yang Maha Pemberi. Hari kemenangan ketika Idul Fitri tiba pun akan terasa nikmat karena telah benar-benar suci akibat dari melakukan ibadah yang total di bulan Ramadhan.

Setelah bulan Ramadhan dan telah melewati Idul Fitri, semua umat muslim dan muslimah diberikan kesempatan lagi pada bulan Syawal. Karena, ada juga ibadah yang dapat dijadikan penyempurna ibadah ketika bulan Ramadhan. Yaitu menunaikan puasa syawal. Pembahasan puasa Syawal ini sangat tepat sekali dipublikasikan pada saat ini. Sebab, ini masih bulan Syawal. Siapa yang ingin menyempurnakan ibadah di bulan Ramadhan dengan berpuasa Syawal? Yuk buruan puasa, jangan sampai kehilangan kesempatan menyempurnakan ibadah Ramadhan Anda dan kehilangan pula Keutamaan Puasa Syawal.

Hadits Shahih Mengenai Puasa Syawal

Bagi yang telah terbiasa berpuasa 6 hari setelah Idul Fitri atau berpuasa Syawal, maka kemungkinan besar telah merasakan Keutamaan Puasa Syawal, yang sesuai dengan niat didalam hatinya yang ikhlas. Namun bagaimana dengan orang yang awam, yuk bersama-sama memperbaiki diri dengan mencoba memulai menunaikan ibadah puasa Syawal tahun ini. Lihat lah bacaan hadits mengenai puasa Syawal yang shahih. Dari Abu Ayyub Al Anshari Radiyallahu’anhu, Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasalam bersabda : “Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan, lalu diiringi dengan puasa enam hari pada bulan Syawal, maka dia seperti puasa sepanjang tahun” (Hadits Riwayat Imam Muslim, Abu Dawud, At Tarmidzi, An Nasaa-I, dan Ibu Majah). Adapun hadits shahih lain yang memperkuat alasan untuk menunaikan ibadah puasa 6 hari di bulan Syawal adalah “Puasa bulan Ramadhan, (ganjarannya) sepuluh bulan dan puasa enam hari (sama dengan) dua bulan. Itulah puasa satu tahun” (Hadits Riwayat Ibnu Hibban). Itulah alasannya telah terdapat puasa Syawal. Selebihnya Wallahu’alam bishawab. Baca sekilas info lengkap Umroh November sekarang juga dan dapatkan biaya umroh yang murah dari Khazzanah Tour Travel!

Keutamaan Menunaikan Ibadah Puasa di Bulan Syawal

Jika dilihat dari hadits diatas, maka keutamaan yang akan didapatkan bagi seorang mukmin dan mukminah yang melaksanakan puasa Syawal adalah mendapat Keutamaan Puasa Syawal dapat menyempurnakan ibadah puasanya di bulan Ramadhan lalu yang masih cacat, sehingga diberikan ganjaran oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala mendapatkan layaknya seperti berpuasa sepanjang tahun penuh. Kemudian “Karena Allah telah memberi taufik dan menolong kita untuk melaksanakan puasa Ramadhan serta berjanji mengampuni dosa kita yang telah lalu, maka hendaklah kita mensyukuri hal ini dengan melaksanakan puasa setelah Ramadhan. Sebagaimana para salaf dahulu, setelah malam harinya melaksanakan shalat malam, di siang harinya mereka berpuasa sebagai rasa syukur pada Allah atas taufik yang diberikan” (Disarikan dari Latho’if Al Ma’arif, 244, Asy Syamilah).

Adapun jika ingin mendapatkan Keutamaan Puasa Syawal, maka diberikan waktu yang lebih baik untuk melaksanakannya pada awal bulan Syawal setelah Ramadhan dan Idul Fitri. Semoga tahun ini bisa mendapatkan Keutamaan Puasa Syawal tersebut bagi kaum muslimin dan muslimah, dan semoga artikel Khazzanah Tour Travel Umroh Haji ini dapat bermanfaat, sekaligus dapat mengingatkan para pembaca sekalian. Aaminn..