Keutamaan Shalat Fajar

Salah Satu Shalat Sunnah Adalah Shalat Sunnah Fajar

Keutamaan Shalat Fajar—Semua shalat sunnah memiliki banyak manfaat dan keutamaannya masing-masing. Walaupun namanya sunnah, hukumnya sunnah, jangan sesekali menyepelekannya. Sebab ibadah sunnah dapat membantu amal ibadah wajib yang masih kurang untuk membantu sebagai penolong di akhirat kelak bagi yang mengerjakannya. Selain untuk di akhirat kelak, tentunya Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan memberikan kebaikan bagi yang mengerjakannya di dunia juga. Namun, terkadang kita sebagai umat Islam harus mencari asal usul dan apakah shalat sunnah tersebut sudah pernah di contohkan oleh nabi besar kita Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wasalam atau belum. Shalat sunnah yang jelas-jelas sudah pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wasalam salah satunya adalah shalat sunnah fajar. Bagi yang tidak sering mengerjakannya, mungkin saja belum mengetahui apa itu shalat sunnah fajar dan juga belum mengetahui sekaligus Keutamaan Shalat Fajar tersebut. Lalu apakah pengertian dari shalat sunnah fajar itu? Dan apa saja Keutamaan Shalat Fajar yang akan didapatkan bagi para pelakunya? Penjelasan mengenai pengertian shalat fajar sendiri adalah shalat yang dilakukan setelah adzan subuh di kumandangkan dan tentunya sebelum iqomah subuh. Jumlah rakaat pada shalat sunnah fajar ini berjumlah 2 rakaat. Shalat sunnah fajar, apabila dikerjakan dengan baik bagi yang mengerjakannya, tentunya yang mengerjakannya akan mendapatkan Keutamaan Shalat Fajar yang sangat istimewa. Bahkan yang mendapatkan Keutamaan Shalat Fajar akan sangat beruntung. Berikut ini Keutamaan Shalat Fajar yang akan disebutkan pada artikel ini. Mau Umroh yang pelayanannya bagus, berkualitas dan harga sesuai dengan kantong Anda? Yuk pilih travel umroh berpengalaman dan baik hanya di Khazzanah Tour Travel

Keutamaan Shalat Sunnah Fajar Yang Dahsyat

Keutamaan Shalat Fajar yang sangat besar nilainya salah satunya adalah lebih baik nilainya daripada dunia serta isinya. Hal ini telah disebutkan yang didasari dalam hadits yakni yang artinya : Aisyah Radiyallahu’anhu berkata bahwa, Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasalam bersabda : “Dua rakaat (sebelum) fajar (shalat subuh) lebih baik (nilainya) dari dunia dan seisinya” (Hadits Riwayat Tirmidzi dan Muslim). Betapa dahsyatnya Keutamaan Shalat Fajar yang diberikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala bagi yang mengerjakannya terutama bagi yang selalu menjaga shalat sunnah fajar ini. Maka dari itu dengan dahsyatnya balasan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasalam selalu menjaga shalatnya atau selalu mengerjakan shalat sunnah fajar ketika sebelum iqomah subuh di kumandangkan. Tentunya Keutamaan Shalat Fajar telah didasari hadits yakni yang artinya sebagai berikut : Ummul Mukminin, Aisyah Radiyallahu’anhu mengatakan bahwa, “Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasalam sangat menjaga shalat sunnah dua rakaat sebelum subuh bila dibandingkan dengan shalat sunnah lainnya.” Hadits lain yang menerangkan bahwa Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasalam sangat menjaga shalatnya yakni yang artinya : Aisyah Radiyallahu’anhu mengatakan bahwa, “Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasalam tidaklah melakukan shalat sunnah pun yang lebih beliau jaga dalam melaksanakannya melebihi dua rakaat sebelum shalat sunnah subuh.” (Hadits Bukhari 1093 dan Muslim 1191). Umroh murah tahun ini di Khazzanah Tour Travel sudah dibuka pendaftarannya hanya di Paket Umroh Februari 2017

Bacaan Surat Yang Di Pakai Pada Saat Shalat Sunnah Fajar

Apabila para pembaca sekalian sudah membaca Keutamaan Shalat Fajar pada artikel ini, ada baiknya para pembaca melanjutkan membaca mengenai bacaan yang dipakai ketika sedang melakukan shalat sunnah fajar, agar Keutamaan Shalat Fajar yang dahsyat yang telah diterangkan sebelumnya akan mudah di dapat karena mengerjakannya dengan benar. Bacaan mengenai shalat sunnah fajar telah diterangkan di dalam hadits yakni yang telah diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasalam membaca surat Al Kafirun pada rakaat pertama setelah membaca surat Al Fatihah, dan membaca surat Al Ikhlas pada rakaat kedua setelah membaca surat Al Fatihah pada shalat sunnah fajar.