Kenapa Islam Memerintahkan Shalat Lima Waktu?

perintah-shalat-lima-waktu

Perintah Shalat Lima Waktu– Jika seseorang berfilsafat mengenai alasan shalat 5 waktu dan kemudian sudah ada alasannya dalam Al Qur’an tetapi masih dicari juga alasannya, berarti orang tersebut tidak akan ada habisnya hanya untuk membuang waktu memikirkan hal yang tidak jelas. Karena didalam Al Qur’an sudah banyak firman yang diturunkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengenai Perintah Shalat Lima Waktu. Al Qur’an juga merupakan kitab suci penyempurna dan menjadi pedoman hidup manusia yang sangat terjaga keasliannya sejak zaman nabi dan hingga saat ini.

Mengapa Allah perintahkan shalat 5 waktu terhadap kita sebagai umat muslim? Hal ini sering kali muncul dibenak kita. Nih ayat-ayat Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengenai Perintah Shalat Lima Waktu dalam Al Qur’an, agar pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan kita pun sebagai umat muslim tidak ada keraguan mengenai perintah tersebut serta mengetahui alasannya.

Pertama Perintah Shalat Lima Waktu yang salah satunya diterangkan dalam surat kedua dalam Al Qur’an yaitu surat Al Baqarah ayat 277 yang artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal sholeh, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati” (QS. Al Baqarah (2) : 277). Perintah Shalat Lima Waktu yang kedua yang telah terdapat dalam Al Qur’an adalah terdapat dalam surat ke-17 dari Al Qur’an yaitu surat Al Isra’ ayat 78 yang artinya : “Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikan pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)” (QS. Al Isra’ (17) : 78). Daftarkan segera untuk mengikuti Umroh Desember 2016 bersama Khazanah Tour Travel! Waktunya tinggal sebulan lagiiiiiiii! Jangan sampai kehabisan seatnya!

Kemudian yang ketiga yang menerangkan alasan Perintah Shalat Lima Waktu juga terdapat dalam Al Qur’an surat ke-22  yaitu surat Al Hajj ayat ke-77 yang artinya : “Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabbmu dan perbuatlah kebijakan supaya kamu mendapat kemenangan” (QS. Al Hajj (22) : 77). Perintah Shalat Lima Waktu yang menyertakan alasannya juga ada pada Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang artinya : “Dan dirikanlah shalat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat” (QS. Hud (11) : 114).

Kelima Perintah Shalat Lima Waktu ada pada surat Al’Ankabut, surat ke-29 dari Al Qur’an ayat ke-45 yang artinya : “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Qur’an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al’Ankabut (29) : 45).

Nah, itu adalah alasan dan sekaligus jawaban yang jelas dari pertanyaan diatas. Namun, masih banyak ayat-ayat Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang menjelaskan Perintah Shalat Lima Waktu selain yang telah disebutkan diatas. Amal ibadah yang dihisab pertama kali ketika kita meninggal adalah shalat. Maka marilah kerjakan Perintah Shalat Lima Waktu dengan khusyu dan mengharapkan ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Semoga artikel dari Khazanah Tour Travel Umroh dan haji ini dapat bermanfaat bagi banyak orang tentunya bagi penulis dan para pembaca.

Menegakkan sholat bukan melaksanakan sholat

Banyak kaum muslimin yang sudah melaksankan sholat merasa sudah selesai atau sudah bebas dari kewajiban sholat, Padahal perintah sholat itu untuk ditegakkan bukan dilaksanakan saja. Lalu apa beda menegakkan sholat dengan melaksankan sholat ? yang jelas menegakkansholat itu bener sholatnya khusu’, niatnya karena Allah semata dan sholatnya dilakukan tepat waktu berjamaah di masjid. Sementara kalau melaksankan sholat, ya asal selesai sholatnya terlepas sholatnya khusu atau tidak, bacaannya diperhatikan atau tidak dan yang pasti sholatnya dilakukan tidak ontime atau sering telat dan tidak dilakukan berjamaah di masjid. Baca info juga Paket umroh Februari